KLASIFIKASI CITRA DIGITAL MOTIF KARAWO BERBASIS TEKSTUR MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN

Main Article Content

Frangky Tupamahu
Salman Suleman

Abstract

Tingkat kesulitan membuat sulaman karawo ini tinggi dan memerlukan ketelitian serta ketekunan luar biasa untuk membuatnya sehingga dalam proses pembuatannya tidak semua kain dapat dilakukan proses karawo hanya jenis kain yang mempunyai serat vertikal dan horizontal. Proses perhitungan jumlah lubang yang akan diiris sesuai dengan motif yang disulam terutama kain yang mempunyai tingkat kerapatan benang yang tinggi dan banyaknya lilitan benang dalam satu lubang sampai memlilit jalur-jalur benang menjadi satu kali lilitan. Proses ini secara tradisional dilakukan menuntut analisa visual ketajaman mata oleh pengrajin karena apabila salah dalam mengiris resiko kegagalan bisa terjadi. analisis pengolahan citra untuk mengetahui karakteristik struktural tekstur kain sulaman karawo menggunakan fitur tekstur derajat keabuan Grey Level Co-Occurence Matrix(GLCM) dan pola sulaman karawo sehingga keberhasilan pendekatan pengolahan citra akan memungkinkan analisis yang cepat dan akurat. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja model sistem klasifikasi yang dibangun menggunakan fitur ASM ,Energy, Kontras ,Entropy dan Kolerasi yang dimiliki oleh GLCM sebagai fitur untuk mendeskripsikan nilai pada setiap motif kain karawo pada jilbab, kemeja dan kebaya dan nilai fitur hasil tersebut di lakukan anlisis menggunakan jaringan syaraft tiruan diperoleh hasil menggunakan Conffusion Matriks dengan nilai rata-rata untuk tiga kelas jilbab, kemeja dan kebaya adalah tingkat ketepatan antara nilai aktual  dengan jawaban hasil klasifikasi memiliki precision 100 % dan tingkat keberhasilan sistem dalam menemukan kembali sebuah nilai aktual (recall) sebesar 80%.

Article Details

How to Cite
Tupamahu, F., & Suleman, S. (2021). KLASIFIKASI CITRA DIGITAL MOTIF KARAWO BERBASIS TEKSTUR MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN. Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (JTII), 6(1), 37-45. https://doi.org/10.30869/jtii.v6i1.752
Section
Articles

References

Jatmoko, C., & Sinaga, D. (2019). Ektraksi Fitur Glcm Pada K-Nn Dalam Mengklasifikasi Motif Batik. 978–979.
Kasim, A. A., Jurusan, J., Komputer, I., & Elektronika, D. (2014). Klasifikasi Citra Batik Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Berdasarkan Gray Level Co-Occurrence Matrices (GLCM) Agus Harjoko. In Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) (Vol. 1, Issue 1). https://journal.uii.ac.id/Snati/article/view/3256
Koniyo, M. H., Lamusu, S. A., Hadjaratie, L., & Bouty, A. A. (2015). PERANCANGAN APLIKASI REKOMENDASI MOTIF KARAWO BERDASARKAN KARAKTER PENGGUNA BERBASIS BUDAYA GORONTALO. In Seminar Nasional Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Jakarta 2015. University of Muhammadiyah Jakarta.
Prasetyo, A. (n.d.). Kain Sulam Karawo Dikhawatirkan Punah. Retrieved September 29, 2020, from https://sains.kompas.com/read/2011/12/17/17180698/kain.sulam.karawo.dikhawatirkan.punah, di akses 29 September 2020
tiah, R. (2017). SULAM KARAWO: KONSTRUKSI IDENTITAS BUDAYA GORONTALO. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 3(1), 9–9. https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/23
Tomu, Y. H. (2018). PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM MEREK UNTUK PENGUSAHA KERAJINAN SULAMAN KARAWO DI GORONTALO. Gorontalo Law Review, 1(2). https://doi.org/10.32662/golrev.v1i2.316
Wahyuni, T. (n.d.). Mengenal Karawo, Kain Khas Gorontalo. Retrieved September 29, 2020, from https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150511144024-277-52547/mengenal-karawo-kain-khas-gorontalo, di akses 29 September 2020