ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT ( GLUKOSA) PADA SALAK GOLLA – GOLLA Salacca edulis

  • firman santhy galung Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo
Keywords: Kadar karbohidrat (glukosa), Buah lokal, Salak golla-golla, Enrekang

Abstract

Salah satu komoditi yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan di Indonesia adalah jenis buah-buahan termasuk buah lokal yang terdapat di Enrekang seperti buah Salak Golla-golla. Namun buah ini memiliki karakteristik cepat membusuk sehingga diperlukan pengolahan menjadi produk olahan yang memiliki daya simpan lebih lama seperti dengan mengolahnya menjadi nata. Prinsip suatu bahan dapat dibuat menjadi nata adalah kandungan karbohidrat yang memadai pada bahan tersebut sehingga sebelum dilakukan pengolahan tentunya perlu dianalisis kandungan glukosa pada buah salak golla-golla. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar karbohidrat (glukosa) yang terdapat pada buah salak Golla-golla sebagai analisis awal untuk bahan baku pembuatan nata. Prosedur  pada penelitian ini terdiri atas tiga tahapan utama yaitu penentuan jenis sampel, analisis kualitatif karbohidrat melalui pengujian benedict dan analisis kuantitatif karbohidrat dengan metode DNS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis kualitatif dengan uji benedict menunjukkan bahwa teerdapat kandungan glukosa pada buah salak Golla - golla yang ditunjukkan dengan terbentuknya endapan merah bata sedangkan pada analisis kuantitatif dengan metode DNS diperoleh bahwa kadar karbohidrat (glukosa) yang terdapat pada  buah salak Golla - golla sebesar 2,11 % sehingga  dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan nata dengan melakukan penambahan glukosa berdasarkan kadar karbohidrat (glukosa) awal yang terkandung pada buah tersebut.

Published
2021-06-13