Journal Of Agritech Science (JASc) http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc <p>Journal of Agritech Science (JASc) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang rekayasa dan teknologi pengolahan hasil pertanian, peternakan dan perikanan. Terbit pertama kali pada tahun 2017. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.</p> en-US jasc@poligon.ac.id (Adnan Engelen) jasc@poligon.ac.id (Adnan Engelen) Fri, 31 May 2019 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Kandungan Antioksidan dan Kadar Air pada Teh Mangga Quini ( Mangifera indica) http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/327 <p>Teh&nbsp; adalah merupakan salah&nbsp;&nbsp; satu&nbsp;&nbsp; minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Kandungan teh menjadi salah satu alasan mengapa minuman ini menjadi populer. Saat ini bahan baku teh telah mengalami perkembangan. Banyak tanaman hijau&nbsp; yang dapat diolah menjadi produk minuman teh. Tanaman hijau yang kaya akan antioksidan seperti tanin dan flavonoid. Adapun salah satu tanaman hijau yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi olahan teh adalah daun mangga Quini. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kandungan antioksidan dan kadar air teh daun mangga berdasarkan teknik dan lama pengeringan. Teknik pengeringan (A) yang digunakan adalah &nbsp;sinar matahari (A1); dioven (A2); disangrai (A3). Lama pengeringan (B) yang digunakan, yakni: 60 menit (B1); 90 menit (B2); 120 menit (B3). Hasil &nbsp;penelitian menunjukkan bahwa teh daun mangga mengalami perubahan intensitas warna. Dari uji yang dilakukan membuktikan bahwa produk teh tersebut mengandung antioksidan &nbsp;fenolik dan flavonoid. &nbsp;Adapun&nbsp; kandungan kadar air&nbsp; pada perlakuan yang terbaik ditemukan pada produk teh dengan metode pengeringan sangrai dengan lama pengeringan 2 jam, yaitu sebesar 4,06%&nbsp; dan kadar antioksidan tertinggi juga terdapat pada metode pengeringan matahari dengan lama pengeringan 1 jam yakni sebesar 27,23 % .&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>Tea is one of drinks often consumed by people in Indonesia. The content of tea become one of the reasons why this drink is popular. Nowadays, &nbsp;the raw materials of tea have developed. Many green plants can be processed into tea products, where have advantages in terms of their chemical content, that are very useful for health. Green plants are full of antioxidants like tannins and flavonoids. As for one of the green plants can be used to be processed for tea is the Quini mango leaf. The purpose of this research is to describe antioxidant and water level content of mango leaf tea based on technique and time of drying. The drying techniques (A) used are sunlight (A1); baked in the oven (A2); roasted(A3). The time of drying (B), used are 60 minutes (B1); 90 minutes (B2); 120 minutes (B3). The result of research shows that mango leaf tea has changed in color intensity. The tests done &nbsp;prov that the tea product contains anti-oxidants of phenolic and flavonoids. As for the level water content of the best experiment, found in a tea product using the roasted drying method with drying for 2 hours, is of 4,06%. The highest antioxidant level also found in the sun drying method with 1 hour drying time, is of 27,23%.</p> Rosdiani Azis ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/327 Thu, 20 Jun 2019 05:33:27 +0000 Selai Salak Dengan Konsentrasi Sukrosa Yang Berbeda http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/329 <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Salak merupakan pangan yang mudah mengalami kerusakan (<em>perishable</em>) baik secara mekanis, fisik, fisiologis, maupun mikrobiologis. Akibatnya salak tidak bisa disimpan dalam waktu yang panjang sebagai buah yang segar. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan cara pengolahan salak menjadi selai salak. Selai merupakan produk awetan yang dibuat dengan memasak hancuran buah yang dicampur gula dengan atau tanpa penambahan air. Selai beraneka rasa bisa kita dapatkan dengan mudah dipasaran. Selai adalah produk makanan yang kental atau setengah padat dibuat dari campuran 45 bagian berat buah (cacah buah) dan 55 bagian berat gula. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap yaitu perlakuan A= salak 375 gr + sukrosa 125gr, perlakuan B= salak 250 gr + Sukrosa 250 gr, perlakuan C= salak 125 gr + Sukrosa 375 gr masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Variabel yang diamati meliputi : kadar gula, kadar air, kadar pH,. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar gula &nbsp;35,87%-63,67%, kadar air 11,04%-38,99%, kadar pH 3,92-4,10</p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Kata kunci : </em></strong><strong><em>Buah Salak, Selai, konsentrasi sukrosa</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>ABSTRACT</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>Salak is a perishable food that is mechanical, physical, physiological and microbiological. As a result, salak cannot be stored for a long time as a fresh fruit. To overcome this problem, a method for processing salak into salak jam is needed.Jam is a preserved product made by cooking crushed fruit mixed with sugar with or without the addition of water. Various flavored jams we can get easily on the market. Jam is a food product that is thick or half solid made from a mixture of 45 parts by weight of fruit (pieces of fruit) and 55 parts by weight of sugar.</p> <p>This study uses a completely randomized design method that is treatment A = salak 375 gr + sucrose 125gr, treatment B = bark 250 gr + Sucrose 250 gr, treatment C = salak 125 gr + Sucrose 375 gr each treatment repeated three times. The variables observed included: sugar content, water content, pH level. The results showed an average sugar content of 35.87% -63.67%, water content of 11.04% -38.99%, pH level of 3.92-4.10</p> <p>&nbsp;</p> <p>Keywords: <strong><em>Salak fruit, jam, sucrose concentration</em></strong></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Nurhafnita Nurhafnita ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/329 Thu, 20 Jun 2019 05:31:19 +0000 Variasi Konsentrasi Solven pada Proses Ekstraksi Antosianin dari Ubi Jalar Ungu http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/331 <p>Ubi jalar ungu merupakan salah satu komoditas yang harganya murah dan mudah ditemukan di seluruh wilayah Indonesia. Selain sebagai sumber makanan pokok, ubi jalar ungu juga merupakan salah satu sumber zat warna merah (antosianin) yang bisa dijadikan sebagai bahan pewarna alami makanan. Antosianin merupakan zat pewarna alami yang tergolong ke dalam benzopiran yang tidak menimbulkan kerusakan pada bahan makanan dan bukan merupakan zat yang beracun bagi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi solven terbaik pada proses ekstraksi antosianin pada ubi jalar ungu sebagai pewarna alami makanan dan sebagai salah satu upaya memperkenalkan kepada masyarakat khususnya masyarakat Gorontalo tentang penggunaan bahan pewarna alami makanan agar layak dikonsumsi. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan acak lengkap (RAL). Tahap-tahap dalam penelitian ini diantaranya dengan melakukan studi pustaka, pengumpulan data, dan analisis. Teknik pengujian yang digunakan adalah uji kadar antosianin, uji pH dan uji warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis kimia pada ekstraksi antosianin ubi jalar ungu dengan beberapa konsentrasi solven pada perlakuan A1 yaitu kadar antosianin 126.69 mg/100 g, pH 4.59, uji warna 353.88<sup>o</sup>. Untuk perlakuan A2 yaitu kadar antosianin 78.71 mg/100 g, pH 4.72, uji warna 330.25<sup>o</sup>. Untuk perlakuan A3 yaitu kadar antosianin 68.80 mg/100 g, pH 4.86, uji warna 315.87<sup>o</sup>.</p> <p>&nbsp;</p> Ika Okhtora Angelia ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/331 Thu, 20 Jun 2019 05:26:19 +0000 ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN PENDAPATAN PADA INDUSTRI TAHU “SUMBER REZEKI” DESA HUNGAYONAA KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/330 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan biaya produksi tahu pada industri tahu “Sumber Rezeki” di Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Pengumpulan Data yang digunakan dengan cara observasi langsung ke industri tahu “ Sumber Rezeki ” dengan teknik wawancara langsung dengan responden, yaitu pemilik atau pimpinan industri, karyawan serta pedagang tahu dengan menggunakan daftar pertanyaan (<em>Questionaire</em>). Penentuan responden dilakukan secara sengaja (<em>Purposive</em><em>) </em>yaitu satu orang pimpinan, dan 4 orang yang mewakili dari tenaga kerja bertugas dalam bidang mengkoordinir kinerja karyawan yang berproduksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya Produksi yang dikeluarkan industri tahu “Sumber Rezeki” yaitu sebesar Rp. 34.513.500 yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel sedangkan Pendapatan yang diperoleh industri tahu “Sumber Rezeki” adalah sebesar Rp. 16.986.500.</p> Andi Lelanovita Sardianti ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/330 Thu, 20 Jun 2019 05:29:09 +0000 Nugget Tempe Dengan Variasi Penambahan Tepung Tapioka Dan Pati Sagu http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/334 <p>Diverifikasi pangan merupakan salah satu cara untuk membuat tempe menjadi olahan yang memiliki nilai gizi yang tinggi. Tempe dapat dibuat menjadi bahan pembuatan nugget dengan variasi penambahan antara tepung tapioka dengan pati sagu. Tujuan penelitian nugget tempe ini yaitu untuk menentukan komposisi terbaik dengan melakukan perbandingan antara bahan pengikat yaitu tepung tapioka dan pati sagu pada ketiga perlakuan. Selain itu, dilakukan pengujian organoleptik, kadar air, kadar abu, dan uji tekstur. Data hasil masing-masing analisis diolah denga nmenggunakan metode RAL. Hasil rata-rata penelitian tertinggi nugget tempe yaitu kadar air nugget tempe pada perlakuan P2 yaitu 47,69%, kadar abu nugget tempe pada perlakuan P3 yaitu 2.52% dan hasil uji tekstur teringgi pada perlakuan P3 yaitu 20,816.66. Hasil uji organoleptik tertinggi terhadap rasa, aroma dan tekstur terdapat pada perlakuan P1 dan hasil uji organoleptik terhadap warna yang tertinggi terdapat pada perlakuan P3.</p> Mohammad Fikran Arbie, Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan, Syaiful Umela ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/334 Wed, 19 Jun 2019 06:06:48 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN DI KELURAHAN TENDA KOTA GORONTALO http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/333 <p><strong>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk </strong>Menganalisis Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Pangkalan Pendaratan Ikan dan menyusun Strategi Pengembangan Pengelolaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kota Gorontalo. Penelitian ini berlangsung dari Bulan Mei sampai dengan Bulan Agustus 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode PHA analisis dan SWOT. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Proses analisis data pada penelitian ini yakni melalui pendekatan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah ditemukan ketidak efesieanan yang signifikan dengan ketidak puasan pengguna jasa PPI dalam pengelolaan, prioritas utama dalam startegi pengembangan pengelolaan PPI Tenda Kota Gorontalo adalah Aspek teknik penangkapan.</p> Nur F Bulotio, Abd. Hafidz Olii, Syamsuddin Syamsuddin ##submission.copyrightStatement## http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jasc/article/view/333 Thu, 20 Jun 2019 05:19:46 +0000