TEKNOLOGI PEMROSESAN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) 220 ML MEREK “GC” (STUDI KASUS DI PT. BUANA LEMBAH NUSANTARA, GORONTALO)
PDF

How to Cite

Darise, F. (2016). TEKNOLOGI PEMROSESAN AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) 220 ML MEREK “GC” (STUDI KASUS DI PT. BUANA LEMBAH NUSANTARA, GORONTALO). Jurnal Technopreneur (JTech), 4(1), 52-56. Retrieved from http://jurnal.poligon.ac.id/index.php/jtech/article/view/52

Keywords

Air Minum Dalam Kemasan, Kualitas Air Minum, SNI 01-3553-2006

Abstract

Air minum dalam kemasan (AMDK) menurut Standar Nasional Indonesia 01-3553-2006 adalah air baku yang telah diproses, dikemas, dan aman diminum mencakup air mineral dan air demineral. Air minum dalam kemasan harus memenuhi syarat-syarat standar kualitas air. Syarat tersebut berupa standar fisik, kimia dan mikrobiologi.
PT. Buana Lembah Nusantara adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek “Gc†didirikan pada tahun 2012 dan mulai beroperasi tahun 2013. Lokasi pabriknya berada di Desa Tunggulo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Lokasi pabrik berada disana karena air minum yang akan diolah bersumber dari mata air pegunungan Tilongkabila. Perusahaan hingga saat ini baru memproduksi air minum dalam kemasan cup ukuran 220 ml dengan kapasitas produksi 10.000 per bulan. Untuk produk ukuran galon direncanakan produksi tahun ini. Tujuan yang ingin dicapai oleh penelitian ini adalah untuk mengetahui teknologi proses pengolahan air minum PT. Buana Lembah Nusantara yang dimulai dari bahan baku berupa air dari sumber alami pegunungan hingga menjadi air minum dalam kemasan (AMDK) merek Gc dan apakah produk air minum dalam kemasan (AMDK) sudah memenuhi persyaratan mutu air minum dalam kemasan sesuai SNI 01-3553-2006.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research).
Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa proses produksi PT. Buana Lembah Nusantara sudah memenuhi syarat urutan proses produksi air minum dalam kemasan (AMDK) sebagaimana Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia Nomor : 705/MPP/Kep/11/2003 Tanggal 21 November 2003. Nilai mutu produk Gc sudah sesuai dengan persyaratan mutu air minum dalam kemasan menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-3553-2006 sehingga aman untuk dikonsumsi.

PDF