PREDIKSI CURAH HUJAN TAHUNAN MENGGUNAKAN ANFISDENGAN PENGELOMPOKAN DATA

(Studi Kasus Pada Stasiun Meteorologi Bandara Jalaluddin)

  • Ifan Wiranto Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo
  • Wahab Musa Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo
  • Wrastawa Ridwan Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: curah hujan, ANFIS

Abstract

Dampak perubahan iklimyang terjadi di Indonesia mengakibatkan beberapa wilayah mengalami kejadian banjir yang tidak mengikuti pola banjir umumnya. Selain itu, musim kemarau  juga semakin panjang dan sulit diprediksi kapan awal musim tanam bisa dimulai. Pada sisi lain, informasi tentang prediksi curah hujan sangat diperlukan oleh berbagai sektor untuk menyusun program dan melaksanakan kegiatannya. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya sistem prediksi curah hujan  untuk mendukung kegiatan sektor-sektor tersebut.Pada penelitian ini, digunakan model ANFIS untuk memprediksi curah hujan. ANFISadalah metode prediksi yang menggabungkan antara sistem fuzzy dan jaringan syaraf tiruan yang dikenal sebagai neuro-fuzzy. Keunggulan pada sistem fuzzy yaitu membangun pengetahuan para pakar dan jaringan syaraf tiruan memiliki kemampuan untuk melakukan pembelajaran. Sebelum melakukan proses pelatihan, data masukan dikelompokan dalam beberapa kelompok. Hal ini dilakukan karena data yang tersedia belum cukup banyak. Berdasarkan hasil pelatihan dan validasi diperoleh bahwa model ANFIS optimum adalah model tiga masukan satu keluaran dan enam fungsi keanggotaan. Diperoleh persentase kesalahan rata-rata adalah 28,59 %.

Published
2019-12-23