ANALISIS KAPASITAS DUKUNG DAN PENURUNAN TIANG BOR TUNGGAL AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN PLAXIS 2D

  • Syamsukardi Mansur Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
  • Indriati Martha Patuti Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
  • Fadly Achmad Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Kapasitas Dukung, Penurunan Pondasi, Tiang Bor, Plaxis 2D

Abstract

Unversitas Negeri Gorontalo (UNG) membangun kampus baru yang di dalamnya terdapat 13 gedung yang terdiri dari Gedung Kuliah Fakultas Teknik, Fakultas MIPA, Fakultas Sastra dan Budaya, Fakultas Pertanian dan Perpustakaan Pusat UNG. Kampus baru UNG ini terletak di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Berdasarkan peta risiko gempa, Tilongkabila adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bone Bolango yang merupakan daerah denganĀ  risiko gempa sedang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kapasitas dukung pondasi dan menghitung penurunan yang terjadi dengan memasukan pengaruh beban gempa. Penelitian ini mengambil studi kasus pada gedung fakultas MIPA dengan data-data yang dianalisis merupakan data sekunder. Analisis kapasitas dukung pondasi didasarkan pada data sondir digunakan metode Guy Sangrelat, sedangkan dalam analisis kapasitas dukung pondasi berdasarkan data SPT digunakan metode Meyerhof. Adapun analisis penurunan digunakan program plaxis 2D. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kapasitas dukung pondasi terhadap gaya tekan berdasarkan data SPT adalah 109,29 ton. Adapun penurunan yang terjadi tanpa adanya beban gempa adalah 23,86 mm. Penurunan yang terjadi dengan memperhitungkan beban gempa dengan magnitude 5,2 SR, 6 SR, 7 SR, dan 8 SR berturut-turut adalah 153,44 mm, 178,71 mm, 234,58 mm dan 234,64 mm. Penurunan tiang bor dengan beban gempa lebih besar daripada penurunan izin tiang yang disyaratkan,<40mm.

Published
2019-12-23