BEBAN KERJA FISIK MENGGUNAKAN METODE RULA REBA PADA PT. AGILITY INTERNATIONAL

  • Yunus Arifin Program Studi Teknik Industri Universitas Negeri Gorontalo
  • Adriansyah Lihawa Program Studi Teknik Industri Universitas Negeri Gorontalo
  • Trifandi Lasalewo Program Studi Teknik Industri Universitas Negeri Gorontalo
  • Buyung R Machmoed Program Studi Teknik Industri Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Pekerja Rework Brother, RULA, REBA.

Abstract

  1. Agility Internationalmerupakan perusahaanwarehouse yang bergerak dalam bidang logistik, dimana suatu aktivitas proses penyimpanan barang, pengemasan, dan sampai pengiriman barang ke tangan konsumen Salah satu divisi yang ada pada PT. Agility International (HLP Jakarta) adalah Divisi Rework Brother. Divisi Rework Brother adalah divisi yang menangani seluruh barang-barang dari costumer brother.Pada divisi ini karayawan sering mengeluh rasa sakit yang sering di timbulkan akibat kerja yaitu pada bagian pundak, bahu, leher, kaki, dan pinggang. Data dikumpulkan berdasarkan kamera video yang dilakukan capture pada postur pekerja.Analisis data menggunakan RULA (Rapid Upper Limb Assesment) dan REBA (Rapid Entire Body Assissment). Hasil Analisis dengan Metode RULAberupa untuk pekerjaan 1 menempelkan stiker, pekerjaan 2 pemasukan boutas oval, pekerjaan 3 Lakban Kardus, pekerjaan 4 Posisi merunduk angkat kardus, pekerjaan 5 Posisi berdiri menghadap atas angkat kardus,kategori skor 7 level 4maka dari resiko tersebut diperlukan pemeriksaan dan perubahan posisi kerja dengan segera (saat itu juga). Hasil analisa menggunakan REBA adalah Hasil dari REBA untuk uraian pekerjaan 1 didapatkan skor 9 dengan level tindakan (action level) 3, maka dari resiko tersebut diperlukan segera pemeriksaan dan perubahan. Untuk uraian pekerjaan 2, 3, dan 4 didapatkan skor 12 dengan level tindakan (action level) 4, maka dari resiko tersebut diperlukan pemeriksaan dan perubahan posisi kerja dengan segera (saat itu juga). Untuk uraian pekerjaan 5 didapatkan skor 6 dengan dengan level tindakan (action level) 2, maka dari resiko tersebut diperlukan pemeriksaan dan perubahan.

 

Published
2019-12-23