Identifikasi Kriteria Aktor dalam Pengembangan Industri Gula Merah Lontar di Kabupaten Jeneponto

  • Syahmidarni Al Islamiyah Politeknik Gorontalo

Abstract

Komponen aktor memiliki peran yang sangat penting, karena aktor adalah orang atau pihak yang akan menggerakkan roda kehidupan industri. Mengidentifikasi aktor yang berperan melalui kriteria pemilihan untuk mendapatkan komponen aktor yang sesuai. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan kriteria yang diperlukan dalam pemilihan aktor berdasarkan derajat kepentingannya terhadap upaya pengembangan industri gula merah lontar di Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui wawancara, pengisian kusioner, dan studi pustaka. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analisis Hierarki Proses (AHP). Hasil penelitian diperoleg kriteria pemilihan aktor secara berurut berdasarkan bobot (derajat) kepentingan setiap kriteria adalah ketersediaan bahan baku dengan nilai E-vektor 0,3; keterampilan pengolah/SDM 0,25; aspek pemasaran 0,22; kemampuan teknologi pengolahan 0,18 dan kebijakan pemerintah daerah 0,05. Kelima kriteria di atas berdasarkan analisis AHP adalah kriteria yang menjadi acuan dalam mengidentifikasi dan menentukan aktor yang berperan dalam pengembangan industri gula merah lontar di Kabupaten Jeneponto. Semakin besar kepentingan terhadap kriteria maka semakin ideal komponen aktor.

Published
2021-01-22