Perawatan Mesin Seamer Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) di PT. Sinar Pure Foods International

Keywords: Mesin Seamer, Breakdown, RCM

Abstract

Mesin dapat beroperasi seratus persen dalam kondisi full capasity sehingga bisa menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Namun kenyataannya, kondisi seperti ini sangat sulit tercapai di karenakan jika mengalami  gangguan pada proses produksi. Oleh sebab itu, perusahaan harus mampu menjaga performance mesin yang digunakan dengan melakukan kegiatan perawatan mesin.  Perusahaan PT. Sinar Pure Foods International hanya menerapkan perawatan yang bersifat corrective maintenance dimana perusahaan melakukan perbaikan dan penggantian komponen setelah terjadi kerusakan atau kegagalan. Data diperoleh pada  downtime mesin pengalengan ikan periode September 2016 - September 2019 diketahui bahwa mesin Seamer memiliki presentase frekuensi kerusakan yang paling tinggi yaitu 78,91% jika dibandingkan mesin yang lainnya. Berdasarkan kondisi ini, maka dilakukan penelitian perawatan pada mesin seamer dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) guna mengetahui komponen yang dapat menyebabkan mesin seamer mengalami breakdown. Berdasarkan hasil penelitian RCM diperoleh hasil bahwa terdapat empat komponen yang menyebabkan mesin seamer mengalami breakdown yaitu: Feed Chain, Head Unit, Head I dan Lifter Unit.

Published
2021-01-22