DESAIN VEROGE (VERTICAL ROTARY GARDEN), UNTUK PERTANIAN SAYUR ORGANIK LAHAN SEMPIT
Main Article Content
Abstract
Sulitnya mencari lahan untuk bercocok tanam di daerah perkotaan dikarenakan tingginya laju pertumbuhan penduduk yang sebanding dengan laju alih fungsi lahan.Desain rumah perkotaan yang cenderung minimalis membuat sulitnya masyarakat perkotaan untuk bercocok tanam dikarenakan keterbatasan lahan dipekarangan rumah mereka.Vertical Rotary Gardening (VEROGE) bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat perkotaan yang sulit bercocok tanam, memperknalkan sistem pertanaman vertical dan berputar untuk sayur organik guna effisiensi lahan dan memberikan kemudahan dalam merawat tanaman. VEROGE hanya diperuntukkan bagi tanaman yang tingginya maksimal 50 cm setelah panen, pembuatan alat diawali dengan menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, membuat tiang penyangga ukuran tinggi 367 cm dan lebar 170 cm sebanyak 2 buah, membuat rangka pot sebanyak 16 buah, membuat roda pemutar, memotong sabuk puli sesuai ukuran dan merangkai alat dan mengecatnya. VEROGE memiliki ukuran panjang 170 cm, lebar 95 cm dan tinggi 400 cm.
Alat ini memiliki berat kosong tanpa tanah 140 Kg dan memberikan effisiensi lahan 31% dibandingkan dengan sistem pertanaman horizontal. Hasil pengukuran tinggi dan biomassa tanaman hari ke 15 dan ke 30, menunjukkan bahwa tanaman yang ditanam secara horizontal memiliki pertumbuhan yang bagus, hal ini dikarenakan tanaman pada lahan horizontal memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk perakrannya sehingga akar lebih banyak mengambil unsur hara dari tanah. Perbedaan hasil antara alat dan lahan horizontal yang tidak terlalu jauh, membuat VEROGE layak menjadi solusi bagi pertanian sayur organik di daerah perkotaan dan memberikan solusi bagi masyarkat perkotaan yang memiliki hobi menanam akan tetapi lahannya terbatas.