RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK PEKAN TERNAK

Main Article Content

admin admin
Beni Junaedi Hilimi

Abstract

Pakan adalah bahan makanan tunggal atau campuran, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diberikan kepada hewan untuk kelangsungan hidup, berproduksi, dan berkembang biak.. Untuk menunjang tujuan tersebut dengan merancang suatu mesin pengaduk untuk membantu proses pencampuran pakan ternak sapi yang lebih cepat dan efisien. Tujuan utama saya dalam menciptakan inovasi teknologi yang sedang berkembang saat ini supaya hasil yang didapat lebih efektif dan berkualitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian merancang suatu mesin pengaduk untuk membantu proses pencampuran pakan ternak sapi ini adalah empirik, yaitu pengamatan dilapangan (observasi). Tujuan peneliti merancang suatu mesin pengaduk pakan ternak, mengetahui system kerja pengaduk pakan. Pengaduk pakan ternak dirancang menggabungkan beberapa komponen yakni mata pisau, poros as, mesin 1,5 Hp, dan bearing. Hasil uji coba pada pengujian 1  didapatkan rata-rata , rata-rata hasil pengujian 2 , rata-rata hasil pengujian 3 dengan kapasitas .

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
admin, admin, & Hilimi, B. (2019). RANCANG BANGUN MESIN PENGADUK PEKAN TERNAK. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 4(1), 1 - 6. https://doi.org/10.30869/jtpg.v4i1.336
Section
Articles

References

Ahmad, 2010, Manajemen Pengelolaan Limbah Pertanian untuk Pakan Ternak Sapi, Kementerian Pertanian, BPPT NTB

Anggorodi, 1985. Pedoman Analisis Potensi Wilayah Penyebaran dan Pengembangan Peternakan. Balai Penelitian Ternak dan Direktorat Bina Penyebaran dan Pengembangan Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan, Jakarta.

Badan Pelaksan Penyuluhan Pertanian, perikanan dan Kebutanan Sukabumi. http://bp4kkabsukabumi.net/index.php/Search.html?searchword=singkong+dan+racun. 31 Januari 2012.

CV. REKATEHNIKNDO (Rekatehnikindo.2015).

Djajanegara, 1999. Local Livestock Feed Resource. In : Livestock Industries of Indonesia Prior to the Asia Financial Crisis. RAP Publication 1999/37. Bangkok FAO Regional Office for Asian and the Pacific.

Djayanegara, 1983. Pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ruminansia pada peternak rakyat di Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu. J. Peternakan

Harsono, H. 2002. Pembuatan Silika Amorf dari Limbah Sekam Padi. Jurnal Ilmu Dasar. Vol. 3(2), hal 98-103.


















Jayasurya, 2002. Principles of Rations Formulation for Ruminant. Di dalam: Development and Field Evaluation of Animal feed Supplementation Packages. IAEA-TECDOC-1294. Austria. IAEA.

Joomjantha S. 2007. Effect of Intercropping of Cassava Cultivation on Biomass Yield, and Chemical Compositions. Tropical Feed Resources Research and Development Center. Department of Animal Science,Faculty of Agriculture, Khon Kaen University: Khon Kaen, Thailand

Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. UI-Press. Jakarta.

Rani, 2010. Mengenal jenis-jenis pangan dan palawija. Mei 2012.
Sukria, 2009. Sumber dan ketersediaan bahan baku pakan di Indonesia.Bogor . IPB Press.

Sutanmuda.wordpress.com/2008/07/22/budidaya rumput gajah untuk pakan ternak

SYAMSU, 2007. Karakteristik Pemanfaatan Limbah Tanaman Pangan sebagai Pakan Ternak Ruminansia Pada Peternakan Rakyat di Sulawesi Selatan. Seminar Nasional Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia.Yogyakarta, 26 – 27 Juli 2007.

Tillman, 1989. Ilmu makanan ternak dasar. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Utomo, 2011 Peta potensi wilayah sumber bibit sapi potong lokal dan rencana pengembangannya.http://www.ditjennak.go.id/publikasi%5Cpotens % 20bibit.pdf. (6 Juni 2011).

Wiryosuhanto. 1987. Petunjuk Teknik Penggunaan Limbah Pertanian dan Teknologi Pengolahannya Untuk Pakan Ruminansia. Direktorat Bina Produksi Peternakan Departemen Pertanian.