RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN ALAT PENCACAH KOMPOS DENGAN SUDUT MATA PISAU 45o

Main Article Content

Riski Sunge
Romi Djafar
Evi Sunarti Antu

Abstract

Alat pencacah kompos adalah alat yang digunakan untuk merajang/mencacah bahan organik berupa limbah hasil pertanian. Untuk pengomposan saat ini proses daur ulang sampah organik di daerah terpelosok khususnya wilayah Gorontalo masih menggunakan cara tradisional dimana sampah organik hanya ditimbun atau dicacah dengan golok terlebih dahulu untuk memper kecil ukuran sampah, sehingga sampah yang dapat dikomposkan juga sangat terbatas. Disisi lain juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Memandang pentingnya pengendalian lingkungan limbah pertanian yang tidak terolah dengan baik dengan mengembangkan alat pencacah limbah pertanian dapat mengolah lebih lanjut akan limbah pertanian menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna seperti pupuk kompos atau pakan ternak. Dalam penelitian ini, pisau diatur dengan sudut pemotongan 45º gaya potong dan energi potong spesifik dilakukan dengan mengambil tiga kali pengulangan pada masing-masing sampel. Kapasitas efektif alat (kg/jam) dilakukan dengan menghitung banyaknya hasil cacahan (kg) tiap satuan waktu yang dibutuhkan selama proses pencacahan (jam). Pada pemilihan untuk pengujian dilakukan sebanyak tiga kali dengan jumblah bahan baku yang sama yaitu 2kg. Hal ini berdampak pada hasil cacahan dengan tingkat keseragaman yang berbeda. pengujian pertama kedua dan ketiga ukaran terkecil antara 2- 5 mm dan ukuran sedang antara 5-7 mm dan yang terbesar yaitu 8-10 mm dengan waktu paling lama 03.39 menit.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sunge, R., Djafar, R., & Antu, E. (2019). RANCANG BANGUN DAN PENGUJIAN ALAT PENCACAH KOMPOS DENGAN SUDUT MATA PISAU 45o. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 4(2), 62-70. https://doi.org/10.30869/jtpg.v4i2.461
Section
Articles

References

Antu, S. E. Djamalu. Y. (2018). Desain Mesin Pencacah Sampah Organik Rumah Tangga Untuk Pembuatan Pupuk Kompos. Jurnal Teknologi Pertanian Gorontalo (JTPG), 3(57–65).
Daywin, F.J., D. (2008). Mesin-mesin Budidaya Pertanian di Lahan Kering. Jakarta: Graha Ilmu.
Fadli Ihwan, (2014). Pengujian Meesin Pencacah Hijauan Pakan (Chopper) Tipe Vertikal. Lampung Vol 4 No 1: 35-40. (14/1/2019)
Fauzi, Y.(2002). Kelapa Sawit. In Edisi Revisi cetakan XIV. Jakarta: Penebar Swadaya.
Murbandono, L. (2001). Membuat Kompos. Edisi Revisi. Jakarta: Penebar Swadaya.Retrievedfrom https://materipengetahuanumum.blogspot.com/2016/11/pengertian-kompos.html (31/12/2018)
Musnawar, E. I. (2003). Pupuk Organik; Cair dan padat, pembuatan. Retrieved from https://materipengetahuanumum.blogspot.com/2016/11/pengertian-kompos.html (31/12/2018)
Purba Apriono Doni, Munir Putra Achwil, P. S. (2017). Rancang Bangun Alat Pencacah Limbah Pertanian. J.Rekayasa Pangandan Pert., 5(2).
Sa’diyah Halimatus, D. (2016). Aplikasi Mesin Pencacah Dalam Pembuatan Kompos di Kecamatan Silo Kabupaten Jember.
Sugandi K Wahyu, Yusuf Asep, S. M. (2016). Desain dan uji Kinerja Mesin Pencacah Rumput Gajah Tipe Reel. Teknotan, 10 Nomor 1(P-ISSN:1978-1067, E-ISSN : 2528-6285).
Sularso, K. S. (2002). Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sutanto, R. (2002). Penerapan Pertanian Organik. Permasyarakatan dan Pengembangannya. Kanisuius Yogyakarta.