PENINGKATAN PENGETAHUAN STUNTING SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) PADUKUHAN SAMBEN, KABUPATEN BANTUL PERIODE FEBRUARI 2025

  • Azah Rotul Auliya Universitas Alma Ata
  • Wahyu Yuliana Solikah Universitas Alma Ata
  • Dira Trianda Universitas Alma Ata
  • Muhammad Yusuf Pratama Universitas Alma Ata
  • Lidia Nur Aini Universitas Alma Ata
  • Julia Karnia Universitas Alma Ata
  • Imroatus Sholihah Universitas Alma Ata
  • Sunanan Al-Ulya Universitas Alma Ata
  • Fatimah Ananda Permadani Universitas Alma Ata
  • Dzikrulloh Dzikrulloh Universitas Alma Ata
  • Muhammad Akhsin Yasroni Universitas Alma Ata
Keywords: stunting, edukasi, wanita, Pasangan, masyarakat

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih menjadi perhatian di Indonesia, dengan prevalensi yang cukup tinggi dibandingkan negara-negara tetangga. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka stunting, termasuk melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur (WUS) dan pasangan usia subur (PUS) mengenai stunting sebagai salah satu bentuk pencegahan. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan edukasi berbasis pre-test dan post-test. Kegiatan ini dilaksanakan di Padukuhan Samben, Kalurahan Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, pada Februari 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta setelah mengikuti sosialisasi, yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai hasil post-test dengan rata-rata nilai 100/100. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting. Diperlukan strategi berkelanjutan, termasuk keterlibatan keluarga, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat untuk mendukung upaya ini secara efektif.

References

Azdilla, A., Oktaviona, N., & Syahputra, M. A. (2024). Kelompok KKNT 2 Melakukan Edukasi Bahaya Stunting dan Pendataan Penduduk di Dusun Arongan Desa Blang Pulo. 86–96.

Hairiyah, M., Faisni, T. N., Marniati, Safrizal, & Reynaldi, F. (2021). Perbedaan Pendekatan Buku Saku Dan Audio Visual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur ( Wus ) Dalam Pencegahan Stunting Di Gampong Pasi Mesjid Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Jurmakemas, 1(1), 70–78. http://jurnal.utu.ac.id/JURMAKEMAS/article/view/3360

Harahap, H., Syam, A., Palutturi, S., Syafar, M., Hadi, A. J., Ahmad, H., Sani, H. A., & Mallongi, A. (2024). Stunting and Family Socio-Cultural Determinant Factors: A Systematic Review. Pharmacognosy Journal, 16(1), 268–275. https://doi.org/10.5530/pj.2024.16.39

Haryani et al. (2021). Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan. In Jurnal Pengabdian Kesehatan (Vol. 4, Issue 1).

Jumino, T. K., & Sartika, I. (2025). p – ISSN : 2723-4339 e-ISSN : 2548-1398 Implementation of the Stunting Prevention Policy as One of Themes of Government Science Study : a Bibliometric Review. 6(01).

Setyorini, R. H., & Andriyani, A. (2023). Peningkatan Pengetahuan tentang Stunting sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Stunting. Bina Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 61–68. http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JPKM/article/view/881/665

Zakiyanpri, W., Lailiyah, ul, Armando, G., Salsabila, R., Theresa, S., Anggita, P., Arofatus, A., Zul Silmi, A., Rahma, N., Salsabila, D., Studi Kesehatan Masyarakat, P., Ilmu Kesehatan, F., & dan Ilmu Alam, K. (2024). Edukasi kepada Remaja untuk Mencegah Terjadinya Stunting dari Faktor Kesehatan saat Masa Remaja di SMAN 1 Banyuwangi. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 4(3), 603–610. https://doi.org/10.54082/jamsi.1151

Published
2025-11-21