Rancang Bangun Fermentor Berbahan Akrilik dengan Pompa Peristaltik sebagai Sistem Sirkulasi pada Produksi Bioetanol dari Molases
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan menguji kinerja fermentor berbahan akrilik yang diintegrasikan dengan sistem sirkulasi pompa peristaltik untuk produksi bioetanol dari molase. Fermentor berkapasitas 7 liter dirancang menggunakan material akrilik yang transparan dan mudah difabrikasi. Sistem sirkulasi pompa peristaltik diterapkan untuk menjaga homogenitas substrat, distribusi nutrisi, dan stabilitas suhu selama proses fermentasi berlangsung. Penelitian dilakukan dengan membandingkan dua kondisi operasi, yaitu fermentasi menggunakan sirkulasi dan tanpa sirkulasi, dengan memanfaatkan ragi Saccharomyces cerevisiae. Parameter yang diamati meliputi suhu, pH, penurunan nilai Brix (kadar gula), dan densitas selama fermenasi 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sirkulasi berhasil mempertahankan suhu yang lebih stabil pada kisaran 30–31°C serta pH yang konstan. Fermentasi dengan sirkulasi juga mempercepat fase eksponensial pertumbuhan ragi, meskipun durasinya lebih singkat akibat konsumsi gula yang lebih cepat. Penurunan nilai Brix pada sistem bersirkulasi lebih signifikan, yang mengindikasikan efisiensi konversi substrat yang lebih baik. Disimpulkan bahwa fermentor akrilik dengan sistem sirkulasi pompa peristaltik efektif dalam meningkatkan homogenitas dan stabilitas kondisi fermentasi. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penambahan sistem kontrol otomatis dan optimasi kecepatan sirkulasi guna memaksimalkan produktivitas bioethanol.