PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt)

  • Fredy Irawan Politeknik Gorontalo
Keywords: Jagung Manis, Tepung, Karakteristik Kimia, Umur Panen.

Abstract

Jagung merupakan pangan lokal unggulan di daerah Gorontalo yang dapat menjadi pangan alternatif. Komposisi yang ada pada jagung bervariasi tergantung umur dan varietasnya. Jagung manis yang dipanen dalam waktu lama dapat menurunkan kualitas produksi. Pemanfaatan jagung sebagai produk olahan hasil pangan lokal mampu meningkatkan nilai tambah jagung secara optimal, salah satunya dengan pengolahan tepung jagung. Pengolahan jagung menjadi bentuk tepung lebih dianjurkan, karena lebih tahan disimpan dan mudah digunakan untuk proses pengolahan lanjutan. Penelitian ini bertujuan menentukan umur panen jagung manis yang dapat diolah menjadi tepung dan karakteristik kimia tepung jagung manis pada umur panen 70, 80 dan 90 hari setelah tanam.          

                Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan umur panen jagung manis 70, 80 dan 90 hari setelah panen dengan 4 kali ulangan. Variabel yang diamati yaitu karakteristik kimia tepung jagung manis yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan tepung jagung manis memiliki rata-rata amilosa berkisar 8,88 – 20,94%, kadar air biji berkisar 56,70 – 77,10%, kadar air tepung jagung berkisar 3,61 – 5,59%, kadar abu berkisar 2,33 – 3,00%, lemak berkisar 6,52 – 17,50% pada tepung jagung manis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jagung manis pada umur panen 90 HST dapat diolah menjadi tepung.

References

Daramola, B., and Osanyinlusi, S.,A. 2006. Production,Characterization, andApplication of Banana (Musa spp) Flour in Whole Maize. African Journal of Biotechnology Vol: 5 (10) P : 992-995.
Deetae, Shobsngo, S., Varanyanond W., Chinachoti P., Naivikul O., Varavinit S. 2008. Preparation, Pasting Properties and Freeze–Thaw Stability Of Dual Modified Crosslink-Phosphorylated Rice Starch. Carbohydrate Polymers.
Fadlillah, Henry Noer. 2005. Verifikasi Formulasi Mi Jagung Instan dalam Rangka Penggandaan Skala. Skripsi. Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Fennema, O.R. 1985. Food Chemistry. Marcell Dekker Inc. New York.
Hui . 1999. Enccyclopedia of Food Science and Technology. John Wiley and Son Inc. New York.
Hutching, J. B. 1999. Food Color and Appearance, 2nd ed. Aspen publisher. Inc. Gaithersburg. Maryland.
Inglett, G. E. 1970. Corn: Culture, Processing, Products. The AVI Publishing Company, Inc. Westport. Connecticut.
Inglett, G. E. 1987. Kernel, Structure, Composition and Quality. Ed. Corn: Culture. Processing and Products. Avi Publishing Company, Westport.
Iskandar, D. 2007. Pengaruh Dosis Pupuk N, P dan K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis di Lahan Kering. http://www.niptek. net.id .pdf
Johnson, Lawrence A. 1991. Corn: Production, Procesing, and Utilization. Di dalam: Handbook of Cereal Science and Technology. Lorenz, K.J. and K. Karel (eds.). Marcell Dekker, Inc. Basel.
Koswara, Sutrisno. 2009. Teknologi Pengolahan Jagung (Teori dan Praktek). Produksi : eBookPangan. com.pdf.Diakses pada 5 September 2016
Koswara, Sutrisno. 2009. Teknologi Modifikasi Pati. Produksi : eBook Pangan .com. pdf. Diakses pada 5 September 2016
Lorenz, K.J. and K. Karel. 1991. Handbook of Cereal Science adn Technology. Marcell Dekker, Inc. Basel.pdf
Lubis, I.H. 2008. Pengaruh Lama dan Suhu Pengeringan Terhadap Mutu Tepung Pandan. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Medan.
Modjo, Rahmawaty. 2014. Pengaruh Waktu Panen Terhadap Kandungan Gula Jagung Manis Varietas Bonanza (Zea mays saccharata Sturt). Jurnal Agoteknologi Vol. 2 No. 1.pdf
Potter, N.N. & Hotchkiss, J. H.,1995, Food Science, CBS Publishers & Distributors, New Delhi.
Qanytah. 20016. Pembuatan Tepung Jagung. researcher of AIAT Central Java. http://www.jateng.litbang.pertanian.go.id/.
Radley, J.A., (1976). Physical Methods of Characterising Starch, In: Radley (Ed.), Examination And Analysis of Starch And Starch Products, Applied Science Publishher Ltd, London.
Richana N. dan Suarni. 2007. Teknologi Pengolahan Jagung. In Sumarno et al. Jagung: Teknik Produksi dan Pengembangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. P: 386-409.
Rufaizah, Ummi. 2011. Pemanfaatan Tepung Sorghum (Sorghum bicolor Moench) Pada Pembuatan Snack Bar Tinggi Serat Pangan dan Sumber Zat Besi Untuk Remaja Puteri. Deparemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia. IPB. Bogor.pdf
Singh, N., K. S. Sandhu and M. Kaur. 2005. Physicochemical properties including ganular morphology, amylose content, swelling and solubility, thermal and pasting properties of starches from normal, waxy, high amylose and sugary corn. Progess in Food Biopolymer Research. Vol 1: 43-55. http://www.ppti.usm.my/pfbr.
Surtinah. 2007. Menguji Lima Macam Pupuk Daun dengan Mengukur Kadar Total Gula Biji Jagung Manis (Zea mays saccharata). Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 3, No. 2 : 1-6. pdf
Syukur, M.dan A. Rifianto. 2014. Jagung Manis. Penebar Swadaya. Jakarta.
Tam L. M., Corke, H.,Tan,W.T., Li,J., dan Collado,L.S. 2004.Production of bihon type noodle from maize starch differing in amylosa content. J Cereal Chem. 81(4): 475 480
Winarno, F. G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gamedia Pustaka Utama. Jakarta.
Published
2019-11-30